Kiara melirik ke arah Joshua
dengan takut-takut, mendadak merasa tidak nyaman berada di dalam mobil itu,
apalagi ekspresi Joshua tampak sangat marah, sedikit menakutkan.
Lelaki itu mencengkeram kemudi
kuat-kuat dan kemudian sedikit mengebut, untunglah mereka ada di jalan tol yang
lengang, sehingga mereka sedikit aman. Tetapi walaupun begitu, jantung Kiara
serasa berpacu ketika Joshua semakin dalam menginjak gas mobilnya, membuatnya
berpegangan pada sabuk pengamannya dan berdoa dalam hati karena ketakutan.
Kalau gaya Joshua menyetir
seperti ini, dia tidak akan mau pergi semobil berdua dengan laki-laki itu lagi.
Kiara berjanji dalam hati, melirik
ekspresi lelaki itu yang sangat gusar.
Kenapa Joshua tampak begitu
marah? Telepon siapa itu tadi?
***



