Minggu, 25 September 2011

Sebuah Pesan untuk wanita itu - Yang memiliki hati lelaki itu

Sejak pertama mengenal lelaki itu, saya memang sudah tahu saya tidak akan pernah bisa memilikinya.
Lelaki itu sudah ada yang memiliki - wanita beruntung itu -
Semoga dia - wanita itu - menyadari betapa beruntungnya dia memiliki sesuatu yang begitu berharga di dalam genggaman tangannya.
Semoga wanita itu bisa menjaganya, dan mencintainya, dan membuatnya bahagia.


Hati saya tergelitik untuk berbisik - kepada wanita si pemilik hati lelaki itu  - :
"Hei, dia lelaki yang tampak begitu kuat, begitu sabar, begitu dewasa. Tapi kau jangan lupa, dia memiliki kerapuhan tersembunyi di dalam jiwanya. Kadang dia butuh dipeluk, diusap, didengarkan, diberikan tempat bersandar dan bermanja.  Dan yang paling penting, dia harus selalu diingatkan,  Betapa berharganya dirinya"


Lalu saya akan menggingit lidah saya dan mengutuk diri saya sendiri,
"Bicara apa kamu ? Wanita itu yang paling tahu bagaimana memperlakukan dan menghargai si lelaki, bukankah mereka saling memiliki ? Siapalah kamu mencoba menasehati seolah-olah kamu yang paling mengenal hati si lelaki?"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar