Rabu, 02 November 2011

Bukan tercipta untukku ( seorang )

Pernah suatu hari itu, setelah kita puas menyanyikan lagu bersama, menumpahkan perasaan, 
kata-kata itu tiba-tiba saja muncul dari bibirku tanpa tertahan,
"Mungkin kau bukan tercipta untukku"
Kau langsung menoleh, menatapku dengan tak terbaca sambil mengangkat sebelah alismu,
"Aku suamimu sekarang, mana mungkin aku tidak tercipta untukku?"
Aku tersenyum, dan kaupun merengkuhku dalam pelukmu yang hangat, seperti biasa
............


Tak akan pernah kusuarakan apa yang ada dalam benakku setelah itu,
tak pernah akan kusuarakan...
"Koreksi, maksudku, mungkin kau bukan tercipta untukku seorang...."
desahku dalam hati, sambil memejamkan mata, menerimanya dengan lapang, sekuat biasanya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar